Senin, 13 Mei 2013

Makan Semangkamu Perlahan

ya... sy yakin anda pernah makan semangka dengan potongan memanjang,
susah... belepotan, dan kadang jengkel juga dengan bijinya.

ini moment makan siang saya yang menyenangkan, sepertinya saya tengah makan siang sendiri, di tempat asing, tidak, ada pribadi yg begitu hangat ada bersama saya.

moment makan semangka...
setelah saya selesai dengan makan siang saya, dan mengakhirinya dengan sepotong semangka yg cukup besar.

gigitan pertama tidak masalah tetapi semakin lama semakin susah digigit, karena semakin dalam dan tebal, dengan ujung kanan kiri yang bisa membuat pipi saya belepotan, tapi entah suara dari mana yang tiba-tiba muncul. saya tau saya sedang sendirian.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqwn47dQRxgSK-OrqfvUvwaErUVnLclOPDPWe3cFccqJPvYPjPdW9o1q69mo-1PZHZcmZmLK9GcTSIPO-p_XOux0NgD330ozTjl6zj7BYaacXF2A66gN274j5TW23ijVZ_wWvDkepa44f2/s400/Bocah-makan-semangka.jpg

"nak, makan semangkamu pelan-pelan"

terkadang hidup anda dan saya seperti moment makan semangka ini, awalnya mungkin tidak terlalu sulit, anda dan saya bisa mulai menggigit dari bagian manapun.tapi ada bagian diamana anda akan merasa sedikit kesulitan untuk memakanya.

tapi apa iya anda akan berhenti makan semangka??
saya tetap memakanya sampai habis.

saat makan semangka ada saat dimana anda kesulitan menggigitnya, ada kalanya anda dan saya harus berhenti sebentar dan menghalau biji-bijinya, dengan sabar anda dan saya mengeluarkanya satu persatu, sehingga anda dapat menyelesaikan makan semangka tanpa tersedak oleh bijinya. meski terkadang masih ada yang tersisa saat anda mengunyah, ini membuat anda dan saya harus berhenti sebentar untuk mengeluarkanya dari mulut kemudian membuangnya.

atau sebelum memakanya anda bersihkan bijinya, mengambil pisau, dan memotongnyakecil kecil.
meskipun tidah memungkiri masih ada biji yang tidak terjangkau oleh mata anda karena dia ada di dalam dalam daging buah.

atau ada orang lain yang bersedia membersihkanya dan memotongnya untuk kita.

ya... hidup kita kadang kita mulai dengan tanpa masalah, tapi masalah itu bisa muncul ditengah perjalanan. seperti biji itulah penghalang2 dalam langkah kita, tapi kita berheti sejenak dan bersabar untuk menghilangkanya, membuangnya satu persatu, atau kita belepotan, lengket dan kotor, bukankah disana ada sapu tangan atau tisyu untuk menyekanya.

setiap masalah kadang bisa membuat kita terhenti, namun sebaiknya tidak berhenti, hanya terhenti sesaat untuk melaluinya, dan menghalaunya pergi, jika merasa lelah belepotan dan rendah diri, bukankah disana ada pengharapan untuk menyeka setiap peluh dan menghilangkan setiap kotoran yang ada di pikiran dan hati kita.

atau anda dan saya harus berjuang keras pada awalnya, menyiapkan banyak hal, meski kadang masih ada saja masalah di tengah jalan.

dan ada kalanya Tuhan dengan penuh cinta membereskanya buat anda dan saya.

dengan demikian anda dan saya menghabiskan semangka itu dan selesailah perkara,
finish!!!

Kamis, 09 Mei 2013

BERPIKIRAN TERBUKALAH

ya.. pagi yang indah, bersama lantunan kidung hati..

pengajaran hari ini... ~berpikiran terbukalah~

"berpikiran terbuka bukan berarti tidak punya privasi, berpikiran terbuka bukan berarti bertindak sesuka hati, berpikiran terbuka bukan berarti tidak menjaga perasaan orang2 yang kita sayangi, berpikiran terbuka tidak berarti melanggar kepentingan orang lain" 

saya suka dengan cara Tuhan mendidik saya.
disiplin tapi penuh cinta
berpikiran terbuka.. jujur dengan diri sendiri
tidak menyembunyikan diri sendiri dan tenggelam dalam pemikiran pribadi,

banyak orang diluar sana yang mungkin selalu ingin bertanya, bagaimana kabarmu, tinggal dimana sekarang, apa kesibukanmu dan banyak hal lain, tapi pagar dan tembok hidup yang kita bangun seringkali menghalangi mereka menjangkau kita.

saya memang sedikit malas ketika orang mulai banyak bertanya tentang hidup saya,
saya membuat portal, membangun tembok, menggali parit dalam disekitar saya, membatasi diri saya untuk mengenal orang lain, buat saya ribet ketika orang lain selalu ingin "kepo"

tapi hari ini Tuhan sadarkan saya, bukan cuma mereka yg dekat secara harafiah saja yang peduli dengan hidup saya, banyak mereka yang jauh juga ingin tahu bagaimana kabar saya, mungkin mereka adalah orang2 yang dekat dengan saya dimasa lalu, bukan berarti ketika kita jauh dari mereka, mereka melupakan kita.

hari hari ini saya belajar buka portal, kembali bercengkrama dengan teman SD, SMP, SMA. kuliah dan teman2 yg dulu suka nongkrong bareng.
memberi kabar bahwa saya dalam kondiri baik, hidup dengan penuh syukur, menceritakan bagaimana diri saya sekarang,

privasi selalu ada, tapi punya pikiran dan hati yang terbuka untuk banyak orang dan banyak hal, memperkaya pengalaman hidup kita.
dalam anugrah Tuhan yang ajaib, dengan kasih Allah yang luar biasa, lihatlah kasih orang yang menyayangi kita, tak inginkah kita membuka hati untuk menerimanya, sebab Tuhan tidak pernah menolak setiap orang yang datang kepadanya. tapi Dia juga mngajarkan kita untuk memiliki hikmat, sehingga kita mampu menyikapi setiap kasih yang datang dengan lebih bijak.

with love .. I greet you this morning with full warmth

untukmu,

5 menit yang lalu masih masih terlelap dalam tidurku, tapi seketika terbangun, ada dorongan hati yang kuat kuat untuk membuka sesuatu dan membaca sedikit tentangmu, tapi Dia berkata, "sedikit salah paham saja mebuat orang lain salah fokus, kadang kamu harus memberi sebuah ruang dimana orang bisa melihat sebuah kejujuran, keadaan yg sebenar benarnya."

ya lima manit yg lalu aku masih ada disebuah tempat denganmu, aku melihat diriku yang marah dengan apa yang kamu lakukan, dengan banyak cara engkau meminta perhatianku, seolah berkata "aku tidak pernah melakukan apa yang kamu pikirkan selama ini"

ketika pertama Tuhan memperlihatkan sebuah mimpi tentangmu. aku hanya diam, tidak menolak dan tidak berkata ya. hanya diam, menjalani hariku dengan seribu tanya dihati meski diam, aku mulai belajar menerima kehadiranmu, ingin tau banyak hal denganmu.

semakin hari semakin banyak yang Tuhan lihatkan, kehidupan masalalu mu bahkan kehidupan dimana aku dan kamu dalam sebuah kebersamaan.

awalnya aku sering bertanya, protes bisa jadi, tapi lambat laun aku mulai menerima dengan hati terbuka.

hingga pada suatu waktu dimana, aku mulai merasa terluka, dan mulai protes dengan Tuhan, bukan karena aku mulai membencimu, tapi karena aku mulai menaruhmu dalam hatiku.

aku hanya merasa tertolak dengan sikapmu, merasa tertolak dengan penghakiman yang sering kau berikan.
aku hanya merasa terluka.

dan dari sanalah aku mulai membuat kebohongan-kebohongan kecil untuk mengalihkan hatiku yang pengecut, membuat banyak cerita baru dalam hidupku dan berkata aku baik-baik saja.
setiap malam aku menangis di hadapan Tuhan sambil bertanya.
"Tuhan kapan ini berakhir, apa yang bisa aku perbuat, aku mengasihinya, meski tak pernah kuungkapkan, dan itu tak penah tersadari olehnya"

sampai hari dimana aku memohon pada Tuhan, ya ijinkan aku bicara, sedikit saja
kesalahanku hari tu adalag bicara terlalu banyak,
karena ketakutanku aku bicara terlalu banyak.
tapi hari itu aku tau, ternyata apa yang aku rasakan sama denganmu
kamu merasa tertolak dengan sikapku
kamu merasa aku membencinmu, sekalipun itu tidak pernah aku lakukan.

dan ijin untuk berbicara denganmu bukan sesuatu yg diberikan dengan cuma2. ada syarat. meski karena ketakutanku sendiri aku sering melanggarnya.

semalaman penuh aku berdoa, Tuhan dengan jelas berkata "tetap bertahan nak"

mungkin kenyataan yang kulihat adalah apa yang ada dipiranku.

tapi hari ini, detik dimana aku menuliskan ini, setelah bangun dari tidurku, "tulislah, beri sedikit pengertian padanya. begitulah kamu belajar untuk membanguan pondasi imanmu. tuliskanlah, sampaikan padanya, dengan begitu kamu membuka jalan"

maaffkan aku untuk semua sikapku, angkuhku dan ketidak taatanku.

Jumat, 12 April 2013

RESPON

bagaimana respon anda tentang banyak hal yang terjadi disekitar anda...
lihat bagaimana diri anda meresponi orang2 disekitar anda

pengalaman ini berawal dari obrolan saya dg beberapa orang teman wanita saya di sosial media, karena kami tinggal di kota yang berbeda, tidak ada banyak waktu untuk kami bertemu secara langsung, maka salah satu layanan aplikasi dunia maya ini membuat kami bisa mengobrol dan membicarakan banyak hal,
dari sini kami berbagi cerita, bertukar info, saling memberi semangat... yah inilah teknologi yg membuat kami bisa bertemu secara maya

sampai seorang sahabat membawa kami mengikuti kelas cinta Lex... ahahahahahaha ^^
saya bukan penggemar setia ataupun folower lex... tapi beberapa fakta yg diuraikanya seringkali membuat kita berpikir..... ---- ya gitu deh.... emang bener sih... iya bener banget----
ini semakin menarik kerika saya meresponi uraian yg dijabarkan Lex.. apa yang terjadi berikutnya....
Lex adalah orang yg mampu mendeteksi pola pikir seseorang dari respon yang diberikan --sy pikir--

iya dengan mudah dia menebak saya, dan pola pikir saya...
bagaimana bisa... logikanya.... kamu bisa memberi penilaian kepada seseorang dan pola pikirnya ketika kamu melontarkan kata, bagaimana orang meresponinya....

pagi ini ketika saya berdoa, ada sebuah humor yang ditawarkan disela renungan saya
--coba kamu pos sebuah kata yang bisa menimbulkan banyak reaksi dan spekulasi...
saya berpikir kata apa yang paling tepat...

sekali lagi Lex benar.... tentang pikiran saya yang terkadang lebih suka berputar-putar dalam denial tanpa mencoba memandang alternatif lain yang mungkin lebih tepat... sikap ini sebenarnya bertolak belakang dengan prinsip kesederhanaan yang dijabarkan dalam alkitab... hehehehe << aib banget nih

kenapa saya harus berpikir keras, bukankah lebih mudah kalau saya bertanya... kata apa yang harus saya poskan? bukankah DIA sudah sediakan jawabanya...



ya... hanya ada 2 frase... tapi bisa mengundang banyak reaksi dan spekulasi.
ini tergantung dari sudut pandang mana orang lain menilai, mengenal, dan mengerti siapa diri kita sebenarnya.
kenyataanya kamuflase sering kali terjadi ketika kita mengenal seseorang hanya sebagian kecil dari siapa dirinya.

sudut pandang kita dalam menilai orang lain sangat menentukan bagaimana kita meesponi orang tersebut
ketika saya poskan " I QUIT " ...... inilah reaksinya...

tidak banyak yang bereaksi secara terang terangan, lebih banyak private massage malahan hahaha^^
ternyata banyak yang sungkan bertanya dan berkomentar secera terang2an...

sebagian besar teman satu perguruan tinggi dengan saya berpikir bahwa saya menyerah dengan study saya,
sebagian besar teman kerja saya berpikir saya menyerah dan akan berhenti
dan sebagian besar lainya meresponi dengan berbagai pertanyaan yang membuat saya tertawa terpingkal-pingkal...

yah RESPON
ini yang membuat orang bisa salah faham, bisa membuat orang terpuruk dan membuat orang begitu bersemangat,
kita meresponi apa yang kita kenali..
jika anda mengenali saya sebagai pribadi yang positif maka anda akan memberi respon positif
tapi jika sebaliknya..... hehehehe...
semua tergantung dari sudut pandang mana anda mengenali saya ^^


Jumat, 22 Maret 2013

MENIKMATI BAGIAN DEMI BAGIAN HIDUP



Ya.. tidak banyak orang yang bisa menikmati setiap bagian hidupnya
jika anda bertanya apakah saya bisa, saya akan menjawab TIDAK

tapi inilah hidup ... banyak rasa banyak warna, tapi satu hal yang anda dan saya harus belajar, nikmati moment demi moment... many things happens for a reason

mungkin hari hari ini adalah salah satu hari yang tidak menyenangkan dalam hidup saya, meski tidak sepenuhnya, kenyataanya masih banyak kebahagiaan yg dapat saya rasakan di dalamnya

tapi ini yg Tuhan ajarkan kepada saya sepanjang pagi ini
when you are got confused, when you do not know where to go, when you're not sure what you are doing now, keep calm and praying....

satu hal yang tak banyak orang orang mau mengerti, bahwa segala hal dam hidup ini ada dalam kendali Tuhan bilaman kita sujud di hadapan-Nya dan berserah. Tuhan yang kita sembah bukanlah Tuhan yg memilih mana doa yg di dengar mana yg tidak, semua doa hinggap di hatiNya... meski jawan dari doa itu sering kali adalah TIDAK... JANGAN.. atau BERHENTI SEKARANG...
problematika hidup sering kali membuat kita larut dalam kekalutan pikiran pribadi, merasa menemui jalan buntu dan menyerah, bukan itu yang Tuhan harapkan dari diri kita sebahai hambanya...

jika Dia menjawab TIDAK, yakinlah ada yg lebih baik, bahkan jauh lebih baik yang dia sediakan bagi kita.
jika Dia menjawab JANGAN, bukan berarti Dia Tuhan yang tidak ingin melihat kita hidup bahagia, tapi Dia Tuhan yang mengerti apa efek jangka panjangnya jika kita melakukan sebuah kesalahan kecil. dan Dia Tuhan tau mana yg seharusnya engkau pilih. 
jika Dia berkata BERHENTI SEKARANG, bukan berati Dia Tuhan yang mengambil kebahagiaanmu, apa yg tampak indah dimata manusia, bukan sesuatu yg baik bagi manusia itu sendiri. 

Dia Tuhan yang mengetahui awal dan akhir, jadi nikmati saja setiap peristiwa yang singgah dalam hidup kita
intentionally or unintentionally .. learning is should

Rabu, 06 Maret 2013

SEBUAH PENGAJARAN DAN SEBUAH DIDIKAN


Sebuah pengajaran dan sebuah didikan

Saya bersyukur sebab Tuhan telah tangkap hidup saya, dipulihkan dan dimuliakan-Nya...
Dia Tuhan yg tidak tinggal diam ketika kita datang dalam doa, Dia Tuhan yg hidup, yang mengerti setiap isi hati kita, Tuhan yang memberi pengharapan dan penggenapan

Seringkali Tuhan mendidik saya dengan cara-Nya, yg kadang tidak dimengerti oleh logika manusia,
Saya begitu suka cita, ketika Dia datang dalam wujud-Nya dan mengajari saya akan banyak hal. Ini adalah sebuah pengajaran dan ini adalah sebuah didikan.
Malam itu, saya bersimpuh dalam doa, melantunkan setiap harapan dan meletakkan segala perkara hidup saya, ada damai, ada kasih.

Dilihatkan-Nya pada saya bahwa orang yang tinggal percaya ibarat manusia yang pergi dengan becak. Becak itu berjalan karena ada kaki yang mengayuhnya, dan berbelok saat ada tangan yang membelokkannya. Yang menghindarkan kita dari lubang dan gundukan di jalanan, supaya kita tetap aman dan sampai ke tujuan.
Dialah Tuhan yang mengayuh langkah hidup kita, supaya kita tidak berjalan dengan kaki kita, membenarkan kemampuan dan kekuatan diri sendiri, supaya kaki kita tidak terantuk kepada batu dan tidak terjerembab dalam kubangan. tanganNya menuntun arah hidup kita, supaya kita mencapai destiny yang sudah ditetapkan-Nya.

Lalu diperlihatkanya pada saya sebuah banjir besar yang menenggelamkan sebagian besar daratan...
Disana ada 2 anak perempuan yang berdiri di pinggiran banjir, dan seketika banjir itu menyambar keduanya dan menyeret mereka ke dalam arus, keduanya  berteriak minta tolong. satu diantaranya, Anak perempuan yang lebih besar berusaha melawan arus dan menggapai daratan tp dia semakin tenggelam, sementara yg kecil begitu pasrah sampai terseret air dan hampir tenggelam, tetapi  saya melihat tanganNya menggapai yang hampir tenggelam dan mengangkatnya naik ke daratan.

orang yang merasa dirinya besar adalah mereka yang merasa memiliki kemampuan dan kekuatan untuk menyelamatkan dirinya, membenarkan kekuatan sendiri. Tapi mereka yang berserah adalah mereka menggantungkan harapan pada Tuhan, dan saat itulah ada Tangan Mahakuasa yg memberikanya pertolongan .

Setiap badai, setiap kesukaran dalam hidup kita, bukankah Dia Tuhan yg Maha memberi pertolongan?

Kemudian saya ada di sebuah tim.. yang masuk dalam permainan labirin besar.
Dari setiap ruangan dalam labirin itu ada rintangan yang harus dilewati dan setiap rintangan ada petunjuk bagaimana mengalahkannya.

Saya dengan tim saya mulai masuk dalam lorong panjang, dan rintangan pertama adalah monster kecil yang menyerupai gumpalan debu dan abu serta asap hitam.  Petunjuknya adalah, 

“kamu butuh cinta dihatimu untuk bisa mengalahkanya”.

Monster itu berteriak dengan geraman dan mulai menghampiri satu persatu dari kami, beberapa orang di tim saya mulai gusar dan mencoba mengalahkanya, semakin mereka geram monster itu menjadi semakin besar dan melahap mereka satu persatu. Dan ketika monster itu ada dihadapan saya, hal pertama yg saya ingat adalah petunjukknya. “kamu butuh cinta” mulutnya menganga siap menerkam,  saya menenangkan hati saya dan tersenyum, saat itulah monster dihadapan saya mengecil dan menghilang.

Monster itu menggambarkan amarah dalam diri kita, saat amarah itu menguasai kita, dan kita semakin gusar maka semakin membesar pula amarah itu, tapi saat kita menenangkan hati, memiliki cinta bagi sesama maka cinta dan kasih itulah yang membuat kita mampu mengalahkan setiap amarah dalam hidup kita.

ruangan berikutnya adalah jalan setapak, di depan kami ada sebuah parit yang cukup dalam, tidak terlalu lebar, tapi cukup dalam menyerupai jurang... dan kata kuncinya

“milikilah ketetapan hati, dan keyakinan yang kuat untuk melangkah, kamu yang ragu akan jatuh”

jalanan setapak dengan tepian jurang... dan saat mendekati parit itu beberapa orang dalam tim saya mulai terpelanting dan jatuh.... saya mulai ketakutan, saat sampai di tepian parit ada angin kencang seperti badai, saya mulai terhuyung tapi sekali lagi saya mengingat kata kuncinya, saya mulai percaya bahwa saya bisa melewatinya, saya melangkah dan melompati parit, yup... sampai keseberang.

Ketika seseorang menghadapi kemelut hidup, ibarat sedang berjalan di jalanan kecil yang dikelilingi jurang, salah langkah saja pasti jatuh, saat badai menerpa hidup kita seringkali kita menjadi tawar hati dan hilang percaya, kita tak pernah mengerti bahwa dalam diri kita ada kekuatan besar, dan kekuatan itu akan semakin kuat saat kita memiliki hati yang percaya.

Kemudian saya menutuni anak tangga yang panjang dan curam, di depan saya ada sebuah dinding besar dan tinggi... petunjuknya adalah... 

“lompati atau terobos" 

dalam hati saya tidak yakin bisa melompatinya karena itu sangat tinggi, saya melihat beberapa orang di depan saya yang melompatinya berhasil , tapi sebagian besar dari dari mereka terpelanting jatuh, dan beberapa orang yang menerobos hampir semuanya terpelanting jatuh setelah mengalami benturan keras. saya mencoba menerobosnya. Dinding itu tidak goyah sama sekali, padahal saya mengalami benturan yang cukup kuat. Saya berhenti dan mulai berpikir bagaimana melewatinya, tanpa sadar saya menemukan petunjuk lain di dinding itu. Ada tulisan 
“ dua orang sebelum kamu sudah berhasil menerobosnya, mereka memberikan jalan bagimu lewati jalan atu dan kamu akan berhasil”
saya mulai melayangkan pandangan ke setiap sisi dinding... ya ada sebuah lubang kecil disana, saya meyusup masuk dan saya melewati dinding besar itu.

Seringkali dalam hidup orang terlalu fakus pada pandangan pribadi karena merasa tahu, keyakinan diri yang luarbiasa, membuat kita membutakan diri pada petunjuk berikutnya, mereka yang melompat dan melewatinya dg selamat adalah mereka yang tinggal dalam kasih karunia Allah, dan itu tidak terjadi pada kebanyakan orang, hanya sebagian kecil, tapi ada beberapa orang yang memeliki kasih karunia yang mampu menerobos dan memberi jalan keselamatan pada orang lainya, mereka adalah pemimpin yang maju untuk menerobos, sering kali kita terlalu fakus dengan diri kita dan meresa tidak membutuhkan orang lain dalam hidup kita, itulah kesombongan manusia, jalan itu bukanlah jalan yg bisa kita lewati dengan tegak berdiri, untuk melewatinya harus jongkok bahkan merangkak, itulah kerendahan hati. sejatinya kita membutuhkan orang lain yang menggerakkan dan menguatkan kita di dalam Tuhan.

Setelah saya melewati tembok itu tibalah saya di pintu keluar, sayangnya disana ada dua pintu... tidak ada petunjuk, saya memutuskan untuk masuk ke pintu sebelah kanan, tapi sayangnya setelah saya menyusuri lorong itu adalah jalan buntu, saya tidak bisa menembuskanya karena ujungnya adalah dinding baja, kemudian saya berbalik, keluar dari pintu yang kanan dan menuju pintu yang kiri dan saya berhasil keluar dari labirin itu.

Seringkali dari kita salah mengambil keputusan, yang tanpa sadar membawa pada jalan buntu. Banyak dari kita sibuk mendobrak dan menerobosnya, tapi tidak banyak orang yang mau berbalik kembali untuk memperbaiki kesalahanya. Sehingga dia bisa keluar dari permasalahanya dan menang.

Ya saya berhasil memenangkan rintanganya, kemudian datang kereta yang membawa semua tim... termasuk tim saya. Saat saya menjumpai tim saya, mereka memandang saya dengan dingin, seorang dari mereka berkata  “ satu kemenanganmu tidak bisa menyelamatkan kami semua”

Sebuah keberhasilan dan sebuah kemenagan tidak akan berarti apa-apa jika itu tidak berdampak bagi orang lain, kemenangan sejati adalah ketika kita memberi invest, memberi impartasi untuk orang-orang disekitar kita, maka kemenangan itu bukan untuk diri sendiri, tapi kasih itu yang membuat kita berkemenangan untuk banyak jiwa.

Inilah pengajaran dan inilah didikan J
  

Minggu, 24 Februari 2013

EFEK SAMPING



anda pasti bertanya... mengapa efek samping...

ketika hendak menulis tulisan ini, saya berpikir... apa judulnya...
sedikit merenung.. sampe akhirnya saya menemukan 2 kata yg kini tertera pada judulnya

pernahkah anda merasa sakit dan minum obat... coba anda cek pada kemasan obat, apa anda jumpai tulisan "efeksamping"?? beberapa obat memang mempunyai efek samping... hampir sebagian besar mungkin.

ini pengalaman indah saya hidup bersama Tuhan,
ini bukan penyakit bisul atau panu yang dioles salep beres...
sakit hati juga bukan, hanya jiwa saya merasa sakit... anda jangan berpikir bahwa saya sakit jiwa, kalau anda berpikir demikian anda juga sakit jiwa saya pikir, karena anda meluangkan waktu membaca tulisan orang sakit jiwa... ah bercanda...

jiwa saya merasa sakit, ada lubang besar di hati saya, banyak hal yang mebuat jiwa saya merasa tersakiti,
jika anda sakit kepala anda akan minum obat sakit kepala, jika anda sakit demam anda akan minum obat pereda demam.

itu yang saya lakukan ketika jiwa saya merasa tersakiti, mencari obat yang 'dirasa' tepat, tanpa resep dokter.

pagi ini... setelah 2 malam ini saya mencoba membersihkan jiwa pikiran dan hati saya, mengeluarkan kotoran yang menyumbatnya, Tuhan menjawabnya.... saya pikir haha

ya minggu pagi... saya minum obatnya... tapi apa yang Tuhan taruh dihati dan pikiran saya

"nak, setiap obat itu punya efek samping bukan??
semua orang tau obat itu membantu kamu untuk sembuh, tapi sebagian besar obat itu rasanya pahit

____gak percaya??? silakan emut bodrex.. hahhahaha :D ____

jika seseorang berusaha menyembuhkan sakit jantungnya dengan minum obat secara terus menerus, maka ginjalnya akan bermasalah bukan???
ya... obat itu membantu kamu sembuh, kamu menelannya dengan cepat sehingga kamu tidak sadar akan rasa pahitnya. dan jika kamu meminumnya terus menerus, kamu akan bertemu dengan efek sampingnya.

berbeda dengan madu,
mungkin madu yang murni itu berbau menyengat, rasanya agak masam, tapi di dalam madu itu ada kemanisan yang tahan lama, awet meski tidak di simpan di dalam pendingin,
jika kamu meminum madu mungkin akan membantu menyembuhkanmu secara perlahan,
bukankah madu itu juga membantu meningkatkan daya tahan tubuhmu dan menjaga kesehatanmu???

dan fakta medis memang berkata demikian.
apalagi jika obat itu tidak sesuai dengan resep dokter...

ketika jiwa anda sakit (jangan dibalik) siapa dokternya???
Tuhan!!

obat itu bisa saja manusia, uang, game, barang2 kesukaan atau apalah...
tapi madu itu adalah Firman-Nya...

kecap kemanisan itu... :)