Senin, 11 Februari 2019

EVERYDAY IS LEARNING

everyday is learning


ungkapan ini saya dapat ketika saya bangun dipagi hari, saya mulai berdoa dan menyembah Tuhan... ketka saya hadapkan permasalahan hidup saya, kalimat yang saya dengar pertama kali adalah  _everyday is learning_

banyak dari kita yang melewati hari hari tanpa belajar dari apa yang sudah kita lakukan
ungkapan 'everyday is learning' ini muncul ketika saya dihadapkan dengan seseorang yang membuat hidup saya terasa kacau balau, jungkir balik dan selalu gelisah.

dari sini saya dituntun untuk belajar dari setiap kejadian-kejadian dalam hidup saya.
sejauh yang bisa saya ingat, ada beberapa hal yg saya lakukan

menghipnotis diri

ini bukan bicara hipnotis secara sungguhan yang biasa kita tonton diacara televisi.
hipnotis disini adalah bagaimana kita men-sugest diri kita unyuk melakukan hal pikiran kita inginkan
suatu ketika saya diijinkan Tuhan untuk bertemu dengan seseorang yang membuat saya berkata "betapa menyebalkannya dia"
setiap kali saya berpapasan atau betemu dengannya saya selaku berkata kepada diri saya sampil memandang target "aku mengasihi engkau dan dan sungguh mengasihi engkau"
selang beberapa waktu sejak itu saya merasa bertemu dengan dia adalah sebuah momen keajaiban :)

belajar mencintai orang yang kita benci

banyak dari kita yang tidak bisa berhenti untuk membenci seseorang yang pernah berbuat salah atau melukai hati kita.
ketika saya berdoa karena hati saya terluka, kalimat pertama yang muncul dihati adalah "knapa engkau tidak belajar untuk mencintai dia"
tidak mudah rasanya merubah perasaan benci jadi cinta
saya kembali menggunakan metode "menghipnotis diri"
setiap kali saya bertemu dengan orang yang saya benci saya selalu berkaya "i love you, i love you"
hasilnya memang tidak selalu pasti namun ada kalanya perkataan kita mempengruhi alam bawah sadar kita
meskipun saya bisa katakan untuk kesekian kalinya metode ini berhasil untuk menipu alam bawah sadar saya.

belajar dari apapun yang kita alami setiap hari

seperti seorang anak yang terus belajar dari pengalamanya, seperti itulah kita belajar
ketika ibunya berteriak melarangnya bermain dengan pisau mungkin larangan itu tak dihiraukan oleh si anak, tetapi ketika jarinya sudah tersayat pisau barulah dia tau bahwa ternyata itu sakit. setelah itu tidak perlu lagi sang ibu meneriakinya ketika dia mendekati pisau

saya pernah belajar tentang sebuah penantian yang akhirnya membuat saya merangkumnya dalam kata-kata berikut

"penantian itu seperti berjalan di lorong panjang dan sempit, terus maju atau mundur, jika berhenti hanya ada kesesakan, saat hampir sampai terasa sangat melelahkan, dan ketika berhasil melaluinya ada kelonggaran yg luar biasa. terimakasih Tuhan untuk pelajaran hari ini. :)"

kejadian itu berawal ketika saya sedang antri dalam barisan jemaat yang akan meninggalkan gedung seusai ibadah. saya dan seorang teman menunggu cukup lama untuk beranjak dari kursi dan bergabung dalam antrian. ketika kami merasa sudah mulai sepi kami segera berlari kebarisan dan beriringan dengan jemaat yang lain. tapi ketia kami berjalan pelan mendekati pintu keluar gedung barisan semakin rapat. lorong kecil dan sempir serta orang yang penuh sesak. sering kali kami harus berhenti, berjalan beberapa langkah dan berhenti lahi. ketika berhenti udara pengap, sesah, mual dan ketika kami hampir sampai dan barisan semakin padat ada perasaan yang yang menyelinap di hati saya dan bertanya "bagaimana kalau saya mundur dari barisan dan kembali duduk di kursi jemaat" padahal kenyataanya pintu keluar sudah ada di depan mata. tapi rasa lelah, haus, pengap dan sesak nafas sudah menggerogoti. saya terus bertahan dan maju. ketika saya berhasil keluar,,,, indahnya dunia dan segarnya udara.... yang saya jumpai hanya kelonggaran yang luar biasa.

jadi janganlah bosan untuk terus belajar dari apa yang Tuhan ijinkan kita lewati hari ini

belajar apa kamu hari ini?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar