Senin, 13 Mei 2013

Makan Semangkamu Perlahan

ya... sy yakin anda pernah makan semangka dengan potongan memanjang,
susah... belepotan, dan kadang jengkel juga dengan bijinya.

ini moment makan siang saya yang menyenangkan, sepertinya saya tengah makan siang sendiri, di tempat asing, tidak, ada pribadi yg begitu hangat ada bersama saya.

moment makan semangka...
setelah saya selesai dengan makan siang saya, dan mengakhirinya dengan sepotong semangka yg cukup besar.

gigitan pertama tidak masalah tetapi semakin lama semakin susah digigit, karena semakin dalam dan tebal, dengan ujung kanan kiri yang bisa membuat pipi saya belepotan, tapi entah suara dari mana yang tiba-tiba muncul. saya tau saya sedang sendirian.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqwn47dQRxgSK-OrqfvUvwaErUVnLclOPDPWe3cFccqJPvYPjPdW9o1q69mo-1PZHZcmZmLK9GcTSIPO-p_XOux0NgD330ozTjl6zj7BYaacXF2A66gN274j5TW23ijVZ_wWvDkepa44f2/s400/Bocah-makan-semangka.jpg

"nak, makan semangkamu pelan-pelan"

terkadang hidup anda dan saya seperti moment makan semangka ini, awalnya mungkin tidak terlalu sulit, anda dan saya bisa mulai menggigit dari bagian manapun.tapi ada bagian diamana anda akan merasa sedikit kesulitan untuk memakanya.

tapi apa iya anda akan berhenti makan semangka??
saya tetap memakanya sampai habis.

saat makan semangka ada saat dimana anda kesulitan menggigitnya, ada kalanya anda dan saya harus berhenti sebentar dan menghalau biji-bijinya, dengan sabar anda dan saya mengeluarkanya satu persatu, sehingga anda dapat menyelesaikan makan semangka tanpa tersedak oleh bijinya. meski terkadang masih ada yang tersisa saat anda mengunyah, ini membuat anda dan saya harus berhenti sebentar untuk mengeluarkanya dari mulut kemudian membuangnya.

atau sebelum memakanya anda bersihkan bijinya, mengambil pisau, dan memotongnyakecil kecil.
meskipun tidah memungkiri masih ada biji yang tidak terjangkau oleh mata anda karena dia ada di dalam dalam daging buah.

atau ada orang lain yang bersedia membersihkanya dan memotongnya untuk kita.

ya... hidup kita kadang kita mulai dengan tanpa masalah, tapi masalah itu bisa muncul ditengah perjalanan. seperti biji itulah penghalang2 dalam langkah kita, tapi kita berheti sejenak dan bersabar untuk menghilangkanya, membuangnya satu persatu, atau kita belepotan, lengket dan kotor, bukankah disana ada sapu tangan atau tisyu untuk menyekanya.

setiap masalah kadang bisa membuat kita terhenti, namun sebaiknya tidak berhenti, hanya terhenti sesaat untuk melaluinya, dan menghalaunya pergi, jika merasa lelah belepotan dan rendah diri, bukankah disana ada pengharapan untuk menyeka setiap peluh dan menghilangkan setiap kotoran yang ada di pikiran dan hati kita.

atau anda dan saya harus berjuang keras pada awalnya, menyiapkan banyak hal, meski kadang masih ada saja masalah di tengah jalan.

dan ada kalanya Tuhan dengan penuh cinta membereskanya buat anda dan saya.

dengan demikian anda dan saya menghabiskan semangka itu dan selesailah perkara,
finish!!!

Kamis, 09 Mei 2013

BERPIKIRAN TERBUKALAH

ya.. pagi yang indah, bersama lantunan kidung hati..

pengajaran hari ini... ~berpikiran terbukalah~

"berpikiran terbuka bukan berarti tidak punya privasi, berpikiran terbuka bukan berarti bertindak sesuka hati, berpikiran terbuka bukan berarti tidak menjaga perasaan orang2 yang kita sayangi, berpikiran terbuka tidak berarti melanggar kepentingan orang lain" 

saya suka dengan cara Tuhan mendidik saya.
disiplin tapi penuh cinta
berpikiran terbuka.. jujur dengan diri sendiri
tidak menyembunyikan diri sendiri dan tenggelam dalam pemikiran pribadi,

banyak orang diluar sana yang mungkin selalu ingin bertanya, bagaimana kabarmu, tinggal dimana sekarang, apa kesibukanmu dan banyak hal lain, tapi pagar dan tembok hidup yang kita bangun seringkali menghalangi mereka menjangkau kita.

saya memang sedikit malas ketika orang mulai banyak bertanya tentang hidup saya,
saya membuat portal, membangun tembok, menggali parit dalam disekitar saya, membatasi diri saya untuk mengenal orang lain, buat saya ribet ketika orang lain selalu ingin "kepo"

tapi hari ini Tuhan sadarkan saya, bukan cuma mereka yg dekat secara harafiah saja yang peduli dengan hidup saya, banyak mereka yang jauh juga ingin tahu bagaimana kabar saya, mungkin mereka adalah orang2 yang dekat dengan saya dimasa lalu, bukan berarti ketika kita jauh dari mereka, mereka melupakan kita.

hari hari ini saya belajar buka portal, kembali bercengkrama dengan teman SD, SMP, SMA. kuliah dan teman2 yg dulu suka nongkrong bareng.
memberi kabar bahwa saya dalam kondiri baik, hidup dengan penuh syukur, menceritakan bagaimana diri saya sekarang,

privasi selalu ada, tapi punya pikiran dan hati yang terbuka untuk banyak orang dan banyak hal, memperkaya pengalaman hidup kita.
dalam anugrah Tuhan yang ajaib, dengan kasih Allah yang luar biasa, lihatlah kasih orang yang menyayangi kita, tak inginkah kita membuka hati untuk menerimanya, sebab Tuhan tidak pernah menolak setiap orang yang datang kepadanya. tapi Dia juga mngajarkan kita untuk memiliki hikmat, sehingga kita mampu menyikapi setiap kasih yang datang dengan lebih bijak.

with love .. I greet you this morning with full warmth

untukmu,

5 menit yang lalu masih masih terlelap dalam tidurku, tapi seketika terbangun, ada dorongan hati yang kuat kuat untuk membuka sesuatu dan membaca sedikit tentangmu, tapi Dia berkata, "sedikit salah paham saja mebuat orang lain salah fokus, kadang kamu harus memberi sebuah ruang dimana orang bisa melihat sebuah kejujuran, keadaan yg sebenar benarnya."

ya lima manit yg lalu aku masih ada disebuah tempat denganmu, aku melihat diriku yang marah dengan apa yang kamu lakukan, dengan banyak cara engkau meminta perhatianku, seolah berkata "aku tidak pernah melakukan apa yang kamu pikirkan selama ini"

ketika pertama Tuhan memperlihatkan sebuah mimpi tentangmu. aku hanya diam, tidak menolak dan tidak berkata ya. hanya diam, menjalani hariku dengan seribu tanya dihati meski diam, aku mulai belajar menerima kehadiranmu, ingin tau banyak hal denganmu.

semakin hari semakin banyak yang Tuhan lihatkan, kehidupan masalalu mu bahkan kehidupan dimana aku dan kamu dalam sebuah kebersamaan.

awalnya aku sering bertanya, protes bisa jadi, tapi lambat laun aku mulai menerima dengan hati terbuka.

hingga pada suatu waktu dimana, aku mulai merasa terluka, dan mulai protes dengan Tuhan, bukan karena aku mulai membencimu, tapi karena aku mulai menaruhmu dalam hatiku.

aku hanya merasa tertolak dengan sikapmu, merasa tertolak dengan penghakiman yang sering kau berikan.
aku hanya merasa terluka.

dan dari sanalah aku mulai membuat kebohongan-kebohongan kecil untuk mengalihkan hatiku yang pengecut, membuat banyak cerita baru dalam hidupku dan berkata aku baik-baik saja.
setiap malam aku menangis di hadapan Tuhan sambil bertanya.
"Tuhan kapan ini berakhir, apa yang bisa aku perbuat, aku mengasihinya, meski tak pernah kuungkapkan, dan itu tak penah tersadari olehnya"

sampai hari dimana aku memohon pada Tuhan, ya ijinkan aku bicara, sedikit saja
kesalahanku hari tu adalag bicara terlalu banyak,
karena ketakutanku aku bicara terlalu banyak.
tapi hari itu aku tau, ternyata apa yang aku rasakan sama denganmu
kamu merasa tertolak dengan sikapku
kamu merasa aku membencinmu, sekalipun itu tidak pernah aku lakukan.

dan ijin untuk berbicara denganmu bukan sesuatu yg diberikan dengan cuma2. ada syarat. meski karena ketakutanku sendiri aku sering melanggarnya.

semalaman penuh aku berdoa, Tuhan dengan jelas berkata "tetap bertahan nak"

mungkin kenyataan yang kulihat adalah apa yang ada dipiranku.

tapi hari ini, detik dimana aku menuliskan ini, setelah bangun dari tidurku, "tulislah, beri sedikit pengertian padanya. begitulah kamu belajar untuk membanguan pondasi imanmu. tuliskanlah, sampaikan padanya, dengan begitu kamu membuka jalan"

maaffkan aku untuk semua sikapku, angkuhku dan ketidak taatanku.