~ hidup adalah anugrah .. nikmati prosesnya dan temukan segala sesuatu yg membuatmu tak henti hentinya berucap syukur ~
Minggu, 29 Juni 2014
BERKATA KATA
Selasa, 27 Mei 2014
Selasa, 27 mei 2014
Yesaya 35:4 Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!"
amin...
Senin, 26 Mei 2014
Pertolonganya tak pernah terlambat
Pertolongan yg tak pernah terlambat. Itulah pertolongan Tuhan.
Seringkali seseorang tak pernah tau pergumulan apa yg tengah kita hadapi. Ada masalah apa? Ada beban apa? Seringkali seseorang memanipulasi hidupnya dan membuat orang lain melihat 'bayangan semu' diatas seutas senyumnya.
Orang tidak pernah tau apa yg saya alami. Mungkin banyak diantara teman teman saya yg beranggapan saya ini pribadi cuek yg seolah tak punya beban hidup. Selalu tersenyum. Tertawa dan menghibur orang disekitarnya. Menjadi tempat berkeluh kesah. Tapi tak banyak teman saya yg sering melihat air mata saya. Bisa jadi hanya tembok kamar saya saja yg tahu hari hari dimana saya menangis tiap malam..
Saya tampak seperti seorang yang terbuka untuk urusan hal hal yg membahagiakan dalam kehidupan saya. Tapi saya tau untuk urusan pribadi saya. Pergumulan saya. Saya enggan membaginya. Bahkan pada ibu saya sekalipun.
Saya merasa sangat diberkati... Beberapa waktu lalu salah seorang teman baik saya mengajak saya untuk hadir dalam kebaktian. Posisi saya yg ada diluar kota bisa saja saya jadikan alasan untuk tidak hadir. Tapi entah kenapa ada perasaan yg membuat saya ingin hadir disana. Jadi saya putuskan untuk datang.
Ya seorang hamba Tuhan yg luar biasa. Lewat beliaulah Tuhan ingin menjelaskan banyak hal. Betapa berharganya hidup saya. Betapa Tuhan sangat mencintai saya. Sekeras apapun kedagingan saya menyangkal saya ini adalah orang yg pribadinya terluka dan butuh pertolongan tapi saya tidak membiarkan siapapun masuk dan menolong saya untuk sembuh.
Saya membiarkan orang melihat senyum. Tawa dan kebahagiaan yg saya miliki. Tak seorangpun saya ijinkan melihat 'luka' yg saya simpan cukup lama. Luka yg membuat saya menyia nyiakan hidup dan berpikir untuk mengakhirinya.
Ya saya pernah melakukanya. Saat dimana saya memacu kendaraan secepat mungkin dan berpikir mungkin akan lebih baik jika sy menghantamkanya ke arah truk atau bus yg besar. Atau mungkin menerobos palang perlintasan kereta api. Atau menceburkannya ke sungai saat melewati jembatan yg tinggi. Ya saya pernah melakukanya.
Banyak hal yg sebenarnya membuat saya cukup depresi dan frustasi. Tapi saya tak pernah ijinkan siapapun tahu.
Sampai hamba Tuhan ini datang dan memberitahu saya. Betapa Tuhan mengasihi saya dan betapa Dia mencintai hidup saya. Hidup yg sangat berharga dimataNya.
Kamis, 08 Mei 2014
Ucapan Kutuk
Pernahkah anda mengutuki sesuatu?? Ya saya pernah...
Beberapa tahun lalu saya di didik Tuhan disebuah tempat. Sebuah tempat dimana saya berpikir bahwa kasih sayang, menghargai, menghormati itu mahal harganya.
Tempat dimana kepercayaan dan kredibiltas sangat mudah untuk dilukai. Tempat dimana orang orang yang punya hati nurani merasa dikepung pasukan berpedang.
Saya pernah merasa punya jasa. Saya merasa bisa mengerjakan banyak hal. Saya merasa banyak membantu. Saya merasa...
Banyak hal saya lupakan. Semua pencapaian saya. Apa yg bisa saya kerjakan adalah karena anugrah Tuhan. Karena saya dimampukan. Karena Tuhan yg pilih saya. Ditempat itu saya belajar banyak hal. Menemukan keluarga baru. Menemukan teman dan sahabat baru. Belajar memberi tanpa pamrih. Ya saya lupa itu.
Beberapa waktu lalu salah seorang teman lama saya meminta bantuan saya untuk kembali kesana dan mengerjakan beberapa hal. Tapi sebelum saya mengiyakan saya minta waktu sebentar.
Saya berdoa. Saya bertanya apa sebaiknya saya kembali atau tidak. Saya pernah merasa marah dan pergi darisana. Ada beberapa teman satu team saya juga mengambil langkah yg sama.
Saat saya berdoa nurani saya berbisik...
"kenapa kamu ingin kembali le ladang dimana kepadanya kamu pernah berucap kutuk"
Ya... Sebelum pergi saya sempat marah. Melepaskan kata-kata kutuk pada tempat itu. Menyimpan kenangan pahit. Tapi sekarang saya berniat untuk kembali lagi ke sana.
Saya memang bukan Tuhan yg kata katanya punya kekuatan... Tapi disisi lain juga bisa membinasakan. Saya hanya manusia biasa.
Tapi hari ini saya belajar. Untuk bisa mengendalikan diri saya. Menjaga kata-kata saya dari hal-hal yg tidak baik. Menyadari bahwa Tuhan adalah sumber dari kekuatan dan kemampuan.
Saya belajar untuk bisa menerima didikan apapun dari Tuhan. Sebab berkat itu datangnya tak bisa diduga. Bahkan dari hal hal yg tidak kita sukai.. :)
Rabu, 14 Agustus 2013
APA
tapi di dalam benak saya ada yang ingin saya tuangkan dan saya bagi.
ini seperti sebuah kisah panjang, tentang sebuah pengharapan, tentang kemana arah mata Tuhan memandang.
dalam sebuah perenungan saya belajar memahami, APA yang membuat saya bisa sampai kesebuah tempat yang tidak pernah saya pikirkan. sebuah tempat dimana saya memulai sebuah cerita seorang diri. tanpa ada seorangpun yg saya kenal. tempat yang membuat seluruh hidup saya berubah.

Tempat itu seharusnya bukan tempat saya untuk memulai sebuah penyesalan. tapi itu adalah tempat bagi saya untuk belajar mengambil keputusan, belajar mengerti hal-hal diluar jangkauan akal manusia saya. tempat saya menemukan banyak pelajaran berharaga.
tapi dari tempat itulah saya merasa bersalah dengan apa yang terjadi dengan hidup saya sekarang. dalam diam saya bertanya pada diri sendiri, APA yang aku pikirkan saat pertama kali aku putuskan untuk datang kesana dan untuk tujuan APA.
ini bukan sekedar mengikuti naluri atau suara hati, tapi berjalan bersama sebuah kekuatan diluar kekuatan manusia. yang sangat disayangkan adalah ketidak siapan saya dengan sebuah RUMAH baru, sebuah KISAH baru. jika semuanya baru sewajarnya saya juga memiliki pemikiran yang baru. tapi yang terjadi adalah saya masih tinggal bersama diri saya yang lama. belum untuk menjadi baru untuk sebuah Tujuan yang baru.
tapi dari tempat itulah masalah baru juga muncul. ketidak siapan saya, membuat saya semakin lemah dari hari kehari, membuat saya merasa menjadi seseorang yang membutuhkan banyak obat dan pertolongan.
beberapa hari ini saya menyesali banyak hal, tapi hal APA itu saya sendiri tidak mengerti. dan untuk alasan APA saya menyesal itupun saya tidak pernah tau.
yang saya tau saya merasa sangat marah.
dalam hati saya berpikir, tak bisakah pikiran-pikiran ini menyingkir sebab saya sedang berjuang untuk menyelesaikan pendidikan saya.
kenapa disaat seperti ini malah membuat saya merasa sangat kacau, ini benar2 membuat konsentrasi saya terpecah.
yang ingin saya lakukan saat ini adalah pergi sejauh-jauhnya berharap tekanan yang membuat saya merasa begitu depresi bisa segera pergi.
tapi disebuah titik saya mengerti. saya bertanggung jawab atas apa yang sudah saya putuskan, kemana kaki saya melangkah... keana mata saya memandang dan kemana saya menyondongkan hati. saya bukan seorang yang pandai mengendalikan emosi, biarpun ada kalanya saya bisa mengatasinya dengan baik. keputusan APA yang sudah saya ambil, KEMANA kaki saya melangkah bukanlah untuk menuju kepada sebuah penyesalan tapi lebih BAGAIMANA saya bisa tumbuh dan terus tumbuh.
seekor bayi penyu bisa hidup di dalam toples... ketika bertambah hari wadah hidupnya sudah tidak muat lagi, maka dia harus pergi dan tinggal di dalam bak, semakin bertambah hari dia harus meninggalkan bak dan perki ke kolam, dan semakin bertambah hari, ketika sudah tidak banyak lagi tempat dia untuk bergerak dan tumbuh dia harus pergi meninggalkan kolam menuju lautan. tapi dia juga harus mempunyai pertahanan hidup yang baru untuk tetap bisa bertahan hidup. dan setiap dan tempat yang di datangi dan harus ditinggalkan bukan sesuatu yang harus disesali. sebab dengan demikian kita bisa tumbuh semakin besar dan besar lagi.
APA yang sedang ada dihidup kita sekarang, DIMANA kita berada.
akan ada masanya kita harus datang kesebuah tempat bukanlah sesuatu yang perlu disesali, ketika harus pergi dan menemukan tempat BARU. jadilah pribadi baru yang bisa bertahan dan MENANG
~sometimes I want to run as far as possible and hope no longer feel anything. but where I ran, still I will be back to where I should be. because there are the place where I had to GO HOME~
Minggu, 28 Juli 2013
SADARI DIMANA KAKI KITA BERPIJAK
seringkali kita lupa kaki kita ini berpijak dimana, dengan gampang kita meremehkan orang lain, dan seringkali kita terlalu gegabah untuk kembali membalas dengan emosi.
ini yang terjadi ketika saya dan jojo sering bertengkar tentang skripsi kami. seharusnya kami sadar kalau sudah jelas jurusan kami berbeda, tentu saja kajian ilmu yang kita pelajari berbeda, sayangnya kami seringkali terlibat adu pendapat yang sebenernya tidak bermanfaat sama sekali.
ini yang terjadi setiap kami mengerjakan skripsi bersama. saya jurusan DKV dan jojo akuntansi perbankan.
dan saya sebel dengan mulutnya jojo yang ceriwis itu.
"apaan, ngerjain kayak gitu aja gak selese-selese, kalo gue mah wajar perbankan, ngitung, pusing, putek... stress.. nha elu?"
dan seringkali saya diam tanpa reaksi. bahkan ketika dia ngomong kenceng-kenceng
"skripsi woy skripsi, malah gambar, kapan selesenya, gambar gambar melulu" dan kali itu saya tetep cuwek. sampe dia ngomong
" lu ngapain sih, kapan selesenya, disuruh kerjain skripsi malah gambar gak jelas, bab 3 tuh metopen, metode penelitian, lu bahas apa kayak gini, pantesan salah terus." dan ketika dia lihat tumpukan buku kajian disain saya dia ngomel "buku kayak gini doang lu beli ampe ke jakarta ngapain, lagian kaya gini beli mahal. buang2 duit."
saya sewot banget, akhirnya emosi saya gak terbendung, saya lemparin laporan saya ke mukanya dia.
" kalo kamu bisa kerjain bab 3 ku dan selesai hari ini. tak bayar berapapun kamu minta. dan soal buku, sana ke perpustakaan pusat. kalo ada 1 buku aja yang sama kaya buku punyaku makan mu seminggu tak tanggung"
karena saya merasa punya duit, dengan sombong saya ngomong begitu, sbenernya jengkel saya udah gak terbendung, saya tau kelemahan jojo yang selalu ribet soal duit, yang saya lihat lebih kaya orang pelit.
"bab 3 tuh metopen.. dibilangin kok ngeyel"
"sorry ya rak unsum (gak jaman). mbok kiro kuliahku mung neliti data ngunduh soko internet kelar? (kamu kira kuliahku cuma neliti data dari internet kelar).
sejak kapan kajian ilmu desain disamakan dengan ilmu perbangkan. jelas beda.
saya gak pernah protes ketika dia ngeluh soal skripsinya, atau dateng malem2 cuman mau donlod data. bahkan ketika dia ngacak2 kamar saya ketika ujiannya gagal dan harus ngulang, tapi saya sebel sama mulutnya yang lebih nyinyir dari perempuan. karena dimata saya seorang pria itu menunjuukan dedikasi dan kemampuan bukan hanya pandai bicara, apalagi mencemooh hanya karena dia merasa pintar. dan seringkali saya berpikir kalo mulut teman saya ini udah ngalahin mulut banci. ups
kami berteman cukup lama. cukup untuk memahami satu sama lain, biarpun kenyataanya kami sering bertengkar, kami seringkali terlihat seperti pasangan kekasih yang ribut soal cinta, padahal seringkali ribut tentang masalah gak penting, dan yang aneh jojo sering ngambek sama saya. dan hal itu yang bikin saya sering berpikir "laki kok mentalnya kaya cewek".
bukankah kita diciptakan berbeda, bukankah selayaknya kita sadar perbedaan itu yang membuat hidup kita lebih indah dan penuh dengan cerita. tapi seringkali kita lupa dimana kita berpijak. :)
Rabu, 12 Juni 2013
Memahami...
memahami gejala yang terjadi.
agak aneh dan rada gak masuk akal.
kebangun dari tidur, gara2 henfon saya 22nya brisik banget... padahal saya udah letakkan mereka jauh jauh dari tempat tidur.
tadi sore kepala saya sakit banget jadi selesai makan saya tidur...
seingat saya sy sedang chat dg salah seorang temen di bbm, si jatmiko, si koko ini cerita soal mengeluarkan jejak setan dari dalam diri, yaitu semua dosa yang pernah kita lakukan, kita sadar itu dosa, dan menurut dia pengakuan dosa di hadapan Tuhan dan bertobat itu bisa menjadi salah satu cara buat menghapus jejak itu... sebelum akhirnya pet... mata bener2 merem... yah sakit kepalanya gak karuan makanya saya pake obat penenang.
beberapa hari ini sy enggan inget inget mimpi, tapi yg ini kok terbayang gak karuan, biasanya kejadian begini ada apa apanya.
saya ada disuatu tempat, bersama ayah dan kakak perempuan saya, ayah saya dan kakak saya mengajak saya untuk mengusir setan, tapi saya malah ketakutan... saya lari, saya tidak mau melakukanya.
terbangun berkat henfon saya bunyi bersamaan, biarpun jauh tengah malem gini kerasa kenceng bgt suaranya.
entah apa yang terjadi, tapi mimpi itu seperti tidak mau hilang dari pikiran saya. saya bertanya pada diri saya, apa ini?
saya ambil waktu sembayang dan berdoa...
dan detik itu saya ingat. iya Tuhan.. aku memang berdosa, aku dengan sadar melakukan kesalahan, aku dengan sadar tidak menghindar, hanya karena emosi dan kedagingan, saya berlutut dan minta ampun, saya tau saya melakukan kesalahan.
karena saya tau saya sudah melakukan kesalahan, setan seperti punya kuasa u mengalahkan saya. maka ada intimidasi dari kesalahan itu.
"akuilah kesalahanmu, sebab Tuhan itu maha memberi pengampunan bagi yang meminta belas kasihNya. kasih yang memberimu hidup baru, yang mengganti jubahmu dengan jubah kemuliaan dan kasut yg membawamu pada jalan kebenaran dan hidup"
anda dan saya kadang2 merasa ingin dihibur, menghilangkan beban, dan ingin merasa bahagia, namun seringkali kita lupa ada jalan Tuhan, ada kehendak Tuhan, ada rencana Tuhan.detik ini Tuhan mau berkata,
hapus jejak itu...
jangan ulangi lagi. cukup kamu belajar dari kejadian lalu, dan ini bukan pertama kalinya, bukankah kamu sudah mengalami jauh yang lebih buruk dari ini. jadilah kuat. jangan diperdaya kelemahanmu.
saya sering kali lupa, untuk mencapai sebuah tujuan hidup yg kekal, kedagingan itu harus diremukkan, dibentuk menjadi karakter baru dalam Tuhan.
someday I also have to admit a mistake to someone,
so I remove it completely
I'm so sorry... :)
ya saya ingat tentang sebuah kalimat yg saya baca:
Your worst day with Jesus is better than your best day without Him.
-Joyce Meyer
terimakasih Tuhan, kasihMu sungguh tak terbatas... :)