Rabu, 14 Agustus 2013

APA

saya bahkan tidak pernah mengerti apa yang akan saya tulis sekarang
tapi di dalam benak saya ada yang ingin saya tuangkan dan saya bagi.

ini seperti sebuah kisah panjang, tentang sebuah pengharapan, tentang kemana arah mata Tuhan memandang.

dalam sebuah perenungan saya belajar memahami, APA yang membuat saya bisa sampai kesebuah tempat yang tidak pernah saya pikirkan. sebuah tempat dimana saya memulai sebuah cerita seorang diri. tanpa ada seorangpun yg saya kenal. tempat yang membuat seluruh hidup saya berubah.

 http://wongfuproductions.com/web/wp-content/uploads/2010/03/P3291157.jpg

Tempat itu seharusnya bukan tempat saya untuk memulai sebuah penyesalan. tapi itu adalah tempat bagi saya untuk belajar mengambil keputusan, belajar mengerti hal-hal diluar jangkauan akal manusia saya. tempat saya menemukan banyak pelajaran berharaga.

tapi dari tempat itulah saya merasa bersalah dengan apa yang terjadi dengan hidup saya sekarang. dalam diam saya bertanya pada diri sendiri, APA yang aku pikirkan saat pertama kali aku putuskan untuk datang kesana dan untuk tujuan APA.

ini bukan sekedar mengikuti naluri atau suara hati, tapi berjalan bersama sebuah kekuatan diluar kekuatan manusia. yang sangat disayangkan adalah ketidak siapan saya dengan sebuah RUMAH baru, sebuah KISAH baru. jika semuanya baru sewajarnya saya juga memiliki pemikiran yang baru. tapi yang terjadi adalah saya masih tinggal bersama diri saya yang lama. belum untuk menjadi baru untuk sebuah Tujuan yang baru.

tapi dari tempat itulah masalah baru juga muncul. ketidak siapan saya, membuat saya semakin lemah dari hari kehari, membuat saya merasa menjadi seseorang yang membutuhkan banyak obat dan pertolongan. 

beberapa hari ini saya menyesali banyak hal, tapi hal APA itu saya sendiri tidak mengerti. dan untuk alasan APA saya menyesal itupun saya tidak pernah tau.

yang saya tau saya merasa sangat marah.
dalam hati saya berpikir, tak bisakah pikiran-pikiran ini menyingkir sebab saya sedang berjuang untuk menyelesaikan pendidikan saya.
kenapa disaat seperti ini malah membuat saya merasa sangat kacau, ini benar2 membuat konsentrasi saya terpecah.

yang ingin saya lakukan saat ini adalah pergi sejauh-jauhnya berharap tekanan yang membuat saya merasa begitu depresi bisa segera pergi.

tapi disebuah titik saya mengerti. saya bertanggung jawab atas apa yang sudah saya putuskan, kemana kaki saya melangkah... keana mata saya memandang dan kemana saya menyondongkan hati. saya bukan seorang yang pandai mengendalikan emosi, biarpun ada kalanya saya bisa mengatasinya dengan baik. keputusan APA yang sudah saya ambil, KEMANA kaki saya melangkah bukanlah untuk menuju kepada sebuah penyesalan tapi lebih BAGAIMANA saya bisa tumbuh dan terus tumbuh.

seekor bayi penyu bisa hidup di dalam toples... ketika bertambah hari wadah hidupnya sudah tidak muat lagi, maka dia harus pergi dan tinggal di dalam bak, semakin bertambah hari dia harus meninggalkan bak dan perki ke kolam, dan semakin bertambah hari, ketika sudah tidak banyak lagi tempat dia untuk bergerak dan tumbuh dia harus pergi meninggalkan kolam menuju lautan. tapi dia juga harus mempunyai pertahanan hidup yang baru untuk tetap bisa bertahan hidup. dan setiap dan tempat yang di datangi dan harus ditinggalkan bukan sesuatu yang harus disesali. sebab dengan demikian kita bisa tumbuh semakin besar dan besar lagi.

APA yang sedang ada dihidup kita sekarang, DIMANA kita berada.
akan ada masanya kita harus datang kesebuah tempat bukanlah sesuatu yang perlu disesali, ketika harus pergi dan menemukan tempat BARU. jadilah pribadi baru yang bisa bertahan dan MENANG

~sometimes I want to run as far as possible and hope no longer feel anything. but where I ran, still I will be back to where I should be. because there are the place where I had to GO HOME~

Minggu, 28 Juli 2013

SADARI DIMANA KAKI KITA BERPIJAK

saya inigin menulis ini... berbagi sebuah cerita lucu dan menjengkelkan

seringkali kita lupa kaki kita ini berpijak dimana, dengan gampang kita meremehkan orang lain, dan seringkali kita terlalu gegabah untuk kembali membalas dengan emosi.

ini yang terjadi ketika saya dan jojo sering bertengkar tentang skripsi kami. seharusnya kami sadar kalau sudah jelas jurusan kami berbeda, tentu saja kajian ilmu yang kita pelajari berbeda, sayangnya kami seringkali terlibat adu pendapat yang sebenernya tidak bermanfaat sama sekali.

ini yang terjadi setiap kami mengerjakan skripsi bersama. saya jurusan DKV dan jojo akuntansi perbankan.
dan saya sebel dengan mulutnya jojo yang ceriwis itu.
"apaan, ngerjain kayak gitu aja gak selese-selese, kalo gue mah wajar perbankan, ngitung, pusing, putek... stress.. nha elu?"
dan seringkali saya diam tanpa reaksi. bahkan ketika dia ngomong kenceng-kenceng
"skripsi woy skripsi, malah gambar, kapan selesenya, gambar gambar melulu" dan kali itu saya tetep cuwek. sampe dia ngomong
" lu ngapain sih, kapan selesenya, disuruh kerjain skripsi malah gambar gak jelas, bab 3 tuh metopen, metode penelitian, lu bahas apa kayak gini, pantesan salah terus." dan ketika dia lihat tumpukan buku kajian disain saya dia ngomel "buku kayak gini doang lu beli ampe ke jakarta ngapain, lagian kaya gini beli mahal. buang2 duit."
saya sewot banget, akhirnya emosi saya gak terbendung, saya lemparin laporan saya ke mukanya dia.
" kalo kamu bisa kerjain bab 3 ku dan selesai hari ini. tak bayar berapapun kamu minta. dan soal buku, sana ke perpustakaan pusat. kalo ada 1 buku aja yang sama kaya buku punyaku makan mu seminggu tak tanggung"

karena saya merasa punya duit, dengan sombong saya ngomong begitu, sbenernya jengkel saya udah gak terbendung, saya tau kelemahan jojo yang selalu ribet soal duit, yang saya lihat lebih kaya orang pelit.

"bab 3 tuh metopen.. dibilangin kok ngeyel"
"sorry ya rak unsum (gak jaman). mbok kiro kuliahku mung neliti data ngunduh soko internet kelar? (kamu kira kuliahku cuma neliti data dari internet kelar).

sejak kapan kajian ilmu desain disamakan dengan ilmu perbangkan. jelas beda.

saya gak pernah protes ketika dia ngeluh soal skripsinya, atau dateng malem2 cuman mau donlod data. bahkan ketika dia ngacak2 kamar saya ketika ujiannya gagal dan harus ngulang, tapi saya sebel sama mulutnya yang lebih nyinyir dari perempuan. karena dimata saya seorang pria itu menunjuukan dedikasi dan kemampuan bukan hanya pandai bicara, apalagi mencemooh hanya karena dia merasa pintar. dan seringkali saya berpikir kalo mulut teman saya ini udah ngalahin mulut banci. ups

kami berteman cukup lama. cukup untuk memahami satu sama lain, biarpun kenyataanya kami sering bertengkar, kami seringkali terlihat seperti pasangan kekasih yang ribut soal cinta, padahal seringkali ribut tentang masalah gak penting, dan yang aneh jojo sering ngambek sama saya. dan hal itu yang bikin saya sering berpikir "laki kok mentalnya kaya cewek".

bukankah kita diciptakan berbeda, bukankah selayaknya kita sadar perbedaan itu yang membuat hidup kita lebih indah dan penuh dengan cerita. tapi seringkali kita lupa dimana kita berpijak. :)

Rabu, 12 Juni 2013

Memahami...

ya memahami...

memahami gejala yang terjadi.
agak aneh dan rada gak masuk akal.
kebangun dari tidur, gara2 henfon saya 22nya brisik banget... padahal saya udah letakkan mereka jauh jauh dari tempat tidur.
tadi sore kepala saya sakit banget jadi selesai makan saya tidur...
seingat saya sy sedang chat dg salah seorang temen di bbm, si jatmiko, si koko ini cerita soal mengeluarkan jejak setan dari dalam diri, yaitu semua dosa yang pernah kita lakukan, kita sadar itu dosa, dan menurut dia pengakuan dosa di hadapan Tuhan dan bertobat itu bisa menjadi salah satu cara buat menghapus jejak itu... sebelum akhirnya pet... mata bener2 merem... yah sakit kepalanya gak karuan makanya saya pake obat penenang.

beberapa hari ini sy enggan inget inget mimpi, tapi yg ini kok terbayang gak karuan, biasanya kejadian begini ada apa apanya.

saya ada disuatu tempat, bersama ayah dan kakak perempuan saya, ayah saya dan kakak saya mengajak saya untuk mengusir setan, tapi saya malah ketakutan... saya lari, saya tidak mau melakukanya.

terbangun berkat henfon saya bunyi bersamaan, biarpun jauh tengah malem gini kerasa kenceng bgt suaranya.

entah apa yang terjadi, tapi mimpi itu seperti tidak mau hilang dari pikiran saya. saya bertanya pada diri saya, apa ini?

saya ambil waktu sembayang dan berdoa...
dan detik itu saya ingat. iya Tuhan.. aku memang berdosa, aku dengan sadar melakukan kesalahan, aku dengan sadar tidak menghindar, hanya karena emosi dan kedagingan, saya berlutut dan minta ampun, saya tau saya melakukan kesalahan.
karena saya tau saya sudah melakukan kesalahan, setan seperti punya kuasa u mengalahkan saya. maka ada intimidasi dari kesalahan itu.

"akuilah kesalahanmu, sebab Tuhan itu maha memberi pengampunan bagi yang meminta belas kasihNya. kasih yang memberimu hidup baru, yang mengganti jubahmu dengan jubah kemuliaan dan kasut yg membawamu pada jalan kebenaran dan hidup"

anda dan saya kadang2 merasa ingin dihibur, menghilangkan beban, dan ingin merasa bahagia, namun seringkali kita lupa ada jalan Tuhan, ada kehendak Tuhan, ada rencana Tuhan.

detik ini Tuhan mau berkata,
hapus jejak itu...
jangan ulangi lagi. cukup kamu belajar dari kejadian lalu, dan ini bukan pertama kalinya, bukankah kamu sudah mengalami jauh yang lebih buruk dari ini. jadilah kuat. jangan diperdaya kelemahanmu.

saya sering kali lupa, untuk mencapai sebuah tujuan hidup yg kekal, kedagingan itu harus diremukkan, dibentuk menjadi karakter baru dalam Tuhan.

someday I also have to admit a mistake to someone,
so I remove it completely

I'm so sorry... :)

ya saya ingat tentang sebuah kalimat yg saya baca:
Your worst day with Jesus is better than your best day without Him. 
-Joyce Meyer

terimakasih Tuhan, kasihMu sungguh tak terbatas... :)

Senin, 13 Mei 2013

Makan Semangkamu Perlahan

ya... sy yakin anda pernah makan semangka dengan potongan memanjang,
susah... belepotan, dan kadang jengkel juga dengan bijinya.

ini moment makan siang saya yang menyenangkan, sepertinya saya tengah makan siang sendiri, di tempat asing, tidak, ada pribadi yg begitu hangat ada bersama saya.

moment makan semangka...
setelah saya selesai dengan makan siang saya, dan mengakhirinya dengan sepotong semangka yg cukup besar.

gigitan pertama tidak masalah tetapi semakin lama semakin susah digigit, karena semakin dalam dan tebal, dengan ujung kanan kiri yang bisa membuat pipi saya belepotan, tapi entah suara dari mana yang tiba-tiba muncul. saya tau saya sedang sendirian.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqwn47dQRxgSK-OrqfvUvwaErUVnLclOPDPWe3cFccqJPvYPjPdW9o1q69mo-1PZHZcmZmLK9GcTSIPO-p_XOux0NgD330ozTjl6zj7BYaacXF2A66gN274j5TW23ijVZ_wWvDkepa44f2/s400/Bocah-makan-semangka.jpg

"nak, makan semangkamu pelan-pelan"

terkadang hidup anda dan saya seperti moment makan semangka ini, awalnya mungkin tidak terlalu sulit, anda dan saya bisa mulai menggigit dari bagian manapun.tapi ada bagian diamana anda akan merasa sedikit kesulitan untuk memakanya.

tapi apa iya anda akan berhenti makan semangka??
saya tetap memakanya sampai habis.

saat makan semangka ada saat dimana anda kesulitan menggigitnya, ada kalanya anda dan saya harus berhenti sebentar dan menghalau biji-bijinya, dengan sabar anda dan saya mengeluarkanya satu persatu, sehingga anda dapat menyelesaikan makan semangka tanpa tersedak oleh bijinya. meski terkadang masih ada yang tersisa saat anda mengunyah, ini membuat anda dan saya harus berhenti sebentar untuk mengeluarkanya dari mulut kemudian membuangnya.

atau sebelum memakanya anda bersihkan bijinya, mengambil pisau, dan memotongnyakecil kecil.
meskipun tidah memungkiri masih ada biji yang tidak terjangkau oleh mata anda karena dia ada di dalam dalam daging buah.

atau ada orang lain yang bersedia membersihkanya dan memotongnya untuk kita.

ya... hidup kita kadang kita mulai dengan tanpa masalah, tapi masalah itu bisa muncul ditengah perjalanan. seperti biji itulah penghalang2 dalam langkah kita, tapi kita berheti sejenak dan bersabar untuk menghilangkanya, membuangnya satu persatu, atau kita belepotan, lengket dan kotor, bukankah disana ada sapu tangan atau tisyu untuk menyekanya.

setiap masalah kadang bisa membuat kita terhenti, namun sebaiknya tidak berhenti, hanya terhenti sesaat untuk melaluinya, dan menghalaunya pergi, jika merasa lelah belepotan dan rendah diri, bukankah disana ada pengharapan untuk menyeka setiap peluh dan menghilangkan setiap kotoran yang ada di pikiran dan hati kita.

atau anda dan saya harus berjuang keras pada awalnya, menyiapkan banyak hal, meski kadang masih ada saja masalah di tengah jalan.

dan ada kalanya Tuhan dengan penuh cinta membereskanya buat anda dan saya.

dengan demikian anda dan saya menghabiskan semangka itu dan selesailah perkara,
finish!!!

Kamis, 09 Mei 2013

BERPIKIRAN TERBUKALAH

ya.. pagi yang indah, bersama lantunan kidung hati..

pengajaran hari ini... ~berpikiran terbukalah~

"berpikiran terbuka bukan berarti tidak punya privasi, berpikiran terbuka bukan berarti bertindak sesuka hati, berpikiran terbuka bukan berarti tidak menjaga perasaan orang2 yang kita sayangi, berpikiran terbuka tidak berarti melanggar kepentingan orang lain" 

saya suka dengan cara Tuhan mendidik saya.
disiplin tapi penuh cinta
berpikiran terbuka.. jujur dengan diri sendiri
tidak menyembunyikan diri sendiri dan tenggelam dalam pemikiran pribadi,

banyak orang diluar sana yang mungkin selalu ingin bertanya, bagaimana kabarmu, tinggal dimana sekarang, apa kesibukanmu dan banyak hal lain, tapi pagar dan tembok hidup yang kita bangun seringkali menghalangi mereka menjangkau kita.

saya memang sedikit malas ketika orang mulai banyak bertanya tentang hidup saya,
saya membuat portal, membangun tembok, menggali parit dalam disekitar saya, membatasi diri saya untuk mengenal orang lain, buat saya ribet ketika orang lain selalu ingin "kepo"

tapi hari ini Tuhan sadarkan saya, bukan cuma mereka yg dekat secara harafiah saja yang peduli dengan hidup saya, banyak mereka yang jauh juga ingin tahu bagaimana kabar saya, mungkin mereka adalah orang2 yang dekat dengan saya dimasa lalu, bukan berarti ketika kita jauh dari mereka, mereka melupakan kita.

hari hari ini saya belajar buka portal, kembali bercengkrama dengan teman SD, SMP, SMA. kuliah dan teman2 yg dulu suka nongkrong bareng.
memberi kabar bahwa saya dalam kondiri baik, hidup dengan penuh syukur, menceritakan bagaimana diri saya sekarang,

privasi selalu ada, tapi punya pikiran dan hati yang terbuka untuk banyak orang dan banyak hal, memperkaya pengalaman hidup kita.
dalam anugrah Tuhan yang ajaib, dengan kasih Allah yang luar biasa, lihatlah kasih orang yang menyayangi kita, tak inginkah kita membuka hati untuk menerimanya, sebab Tuhan tidak pernah menolak setiap orang yang datang kepadanya. tapi Dia juga mngajarkan kita untuk memiliki hikmat, sehingga kita mampu menyikapi setiap kasih yang datang dengan lebih bijak.

with love .. I greet you this morning with full warmth

untukmu,

5 menit yang lalu masih masih terlelap dalam tidurku, tapi seketika terbangun, ada dorongan hati yang kuat kuat untuk membuka sesuatu dan membaca sedikit tentangmu, tapi Dia berkata, "sedikit salah paham saja mebuat orang lain salah fokus, kadang kamu harus memberi sebuah ruang dimana orang bisa melihat sebuah kejujuran, keadaan yg sebenar benarnya."

ya lima manit yg lalu aku masih ada disebuah tempat denganmu, aku melihat diriku yang marah dengan apa yang kamu lakukan, dengan banyak cara engkau meminta perhatianku, seolah berkata "aku tidak pernah melakukan apa yang kamu pikirkan selama ini"

ketika pertama Tuhan memperlihatkan sebuah mimpi tentangmu. aku hanya diam, tidak menolak dan tidak berkata ya. hanya diam, menjalani hariku dengan seribu tanya dihati meski diam, aku mulai belajar menerima kehadiranmu, ingin tau banyak hal denganmu.

semakin hari semakin banyak yang Tuhan lihatkan, kehidupan masalalu mu bahkan kehidupan dimana aku dan kamu dalam sebuah kebersamaan.

awalnya aku sering bertanya, protes bisa jadi, tapi lambat laun aku mulai menerima dengan hati terbuka.

hingga pada suatu waktu dimana, aku mulai merasa terluka, dan mulai protes dengan Tuhan, bukan karena aku mulai membencimu, tapi karena aku mulai menaruhmu dalam hatiku.

aku hanya merasa tertolak dengan sikapmu, merasa tertolak dengan penghakiman yang sering kau berikan.
aku hanya merasa terluka.

dan dari sanalah aku mulai membuat kebohongan-kebohongan kecil untuk mengalihkan hatiku yang pengecut, membuat banyak cerita baru dalam hidupku dan berkata aku baik-baik saja.
setiap malam aku menangis di hadapan Tuhan sambil bertanya.
"Tuhan kapan ini berakhir, apa yang bisa aku perbuat, aku mengasihinya, meski tak pernah kuungkapkan, dan itu tak penah tersadari olehnya"

sampai hari dimana aku memohon pada Tuhan, ya ijinkan aku bicara, sedikit saja
kesalahanku hari tu adalag bicara terlalu banyak,
karena ketakutanku aku bicara terlalu banyak.
tapi hari itu aku tau, ternyata apa yang aku rasakan sama denganmu
kamu merasa tertolak dengan sikapku
kamu merasa aku membencinmu, sekalipun itu tidak pernah aku lakukan.

dan ijin untuk berbicara denganmu bukan sesuatu yg diberikan dengan cuma2. ada syarat. meski karena ketakutanku sendiri aku sering melanggarnya.

semalaman penuh aku berdoa, Tuhan dengan jelas berkata "tetap bertahan nak"

mungkin kenyataan yang kulihat adalah apa yang ada dipiranku.

tapi hari ini, detik dimana aku menuliskan ini, setelah bangun dari tidurku, "tulislah, beri sedikit pengertian padanya. begitulah kamu belajar untuk membanguan pondasi imanmu. tuliskanlah, sampaikan padanya, dengan begitu kamu membuka jalan"

maaffkan aku untuk semua sikapku, angkuhku dan ketidak taatanku.

Jumat, 12 April 2013

RESPON

bagaimana respon anda tentang banyak hal yang terjadi disekitar anda...
lihat bagaimana diri anda meresponi orang2 disekitar anda

pengalaman ini berawal dari obrolan saya dg beberapa orang teman wanita saya di sosial media, karena kami tinggal di kota yang berbeda, tidak ada banyak waktu untuk kami bertemu secara langsung, maka salah satu layanan aplikasi dunia maya ini membuat kami bisa mengobrol dan membicarakan banyak hal,
dari sini kami berbagi cerita, bertukar info, saling memberi semangat... yah inilah teknologi yg membuat kami bisa bertemu secara maya

sampai seorang sahabat membawa kami mengikuti kelas cinta Lex... ahahahahahaha ^^
saya bukan penggemar setia ataupun folower lex... tapi beberapa fakta yg diuraikanya seringkali membuat kita berpikir..... ---- ya gitu deh.... emang bener sih... iya bener banget----
ini semakin menarik kerika saya meresponi uraian yg dijabarkan Lex.. apa yang terjadi berikutnya....
Lex adalah orang yg mampu mendeteksi pola pikir seseorang dari respon yang diberikan --sy pikir--

iya dengan mudah dia menebak saya, dan pola pikir saya...
bagaimana bisa... logikanya.... kamu bisa memberi penilaian kepada seseorang dan pola pikirnya ketika kamu melontarkan kata, bagaimana orang meresponinya....

pagi ini ketika saya berdoa, ada sebuah humor yang ditawarkan disela renungan saya
--coba kamu pos sebuah kata yang bisa menimbulkan banyak reaksi dan spekulasi...
saya berpikir kata apa yang paling tepat...

sekali lagi Lex benar.... tentang pikiran saya yang terkadang lebih suka berputar-putar dalam denial tanpa mencoba memandang alternatif lain yang mungkin lebih tepat... sikap ini sebenarnya bertolak belakang dengan prinsip kesederhanaan yang dijabarkan dalam alkitab... hehehehe << aib banget nih

kenapa saya harus berpikir keras, bukankah lebih mudah kalau saya bertanya... kata apa yang harus saya poskan? bukankah DIA sudah sediakan jawabanya...



ya... hanya ada 2 frase... tapi bisa mengundang banyak reaksi dan spekulasi.
ini tergantung dari sudut pandang mana orang lain menilai, mengenal, dan mengerti siapa diri kita sebenarnya.
kenyataanya kamuflase sering kali terjadi ketika kita mengenal seseorang hanya sebagian kecil dari siapa dirinya.

sudut pandang kita dalam menilai orang lain sangat menentukan bagaimana kita meesponi orang tersebut
ketika saya poskan " I QUIT " ...... inilah reaksinya...

tidak banyak yang bereaksi secara terang terangan, lebih banyak private massage malahan hahaha^^
ternyata banyak yang sungkan bertanya dan berkomentar secera terang2an...

sebagian besar teman satu perguruan tinggi dengan saya berpikir bahwa saya menyerah dengan study saya,
sebagian besar teman kerja saya berpikir saya menyerah dan akan berhenti
dan sebagian besar lainya meresponi dengan berbagai pertanyaan yang membuat saya tertawa terpingkal-pingkal...

yah RESPON
ini yang membuat orang bisa salah faham, bisa membuat orang terpuruk dan membuat orang begitu bersemangat,
kita meresponi apa yang kita kenali..
jika anda mengenali saya sebagai pribadi yang positif maka anda akan memberi respon positif
tapi jika sebaliknya..... hehehehe...
semua tergantung dari sudut pandang mana anda mengenali saya ^^