Kamis, 28 Juni 2012

NHAH.... BEGINI CARANYA NAK....

~ belajarlah mendengar suara Tuhan ketika anda dalam kekalutan, putus asa dan ingin segera kabur dari tempat anda berpijak sekarang :) ~


banyak hal dalam hidup kita yg tanpa anda dan saya sadari membuat kita ingin segera angkat kaki dan pergi sejauh-jauhnya, tapi apa yag akan anda lakukan jika itu kehendak Tuhan.... Tuhan bisa mengikat anda, merantai anda atau bahkan menyeret paksa anda agar anda hidup dalam rencanaNya.

saya berkata demikian karena beberapa waktu yg lalu saya hampir melakukanya, saat saya benar2 putus asa... saya berteriak dg keras, dgn hati yg perih dan penuh luka... saya memandang ke langit dan berteriak [dalam hati] sudah Tuhan cukup... aku tidak mau lagi dan aku tidak sanggup lagi ini terlalu sakit, lihat hatiku yg penuh luka dan belum lagi yg satunya sembuh sudah muncul luka yg baru --anda pasti berfikir saya begitu berlebihan-- langkah berikutnya saya bersiap untuk angkat kaki dan kabur...

tapi jgn pernah berharap jika Tuhan sudah memegang dan mengikat hidup anda, anda berpikir akan dg mudah kabur. tidak akan bisa dan tidak akan pernah bisa... --coba saja kalo berani hehehe :D

saya ingat ketika saya ingin mendamaikan diri dan menjauh dari tempat saya berada sekarang, maka dg sigap saya langsung ambil perjalanan luar kota, sungguh ajaib sekali ketika Tuhan membuat saya berada dalam situasi kemacetan panjang karena perbaikan jalan.

saya kalut saya putus asa... jadi saya putuskan untuk pulang ke rumah untuk menenui orang tua saya, karena disanalah tempat kedamaian saya ...

anda bisa bayangkan jika jarak yg bisa anda tempuh dalam waktu 3 menit harus anda tempuh dalam 1 jam itu membuat mesin kendaraan anda panas dan hati anda jenuh dan lelah
begitu juga pernasalahan dalam hidup anda, mungkin anda bisa mengatasinya dalam 3 hari atau 3 minggu kenyataanya anda harus menempuhnya dalam waktu 1 tahun...

dalam situasi ini saya harus berjuang untuk mengatasi kemacetan dan mencapai TUJUAN saya, "RUMAH"
saya mulai melihat setiap celah yg mungkin bisa saya lewati dan membuat saya terus bergerak maju, setiap kesempatan dan peluang yg membuat saya sampai kepada tujuan saya

ketika disebuah persimpangan seseorang memberi tahukan kepada saya tentang jalan lain yg bisa sy tempuh, saya belajar untuk berani mengambil keputusan, dan di saat itu saya memandang Tuhan dan berseru " Tuhan jangan biarkan aku nyasar" 
dari situ saya belajar menapaki jalan baru yg tidak pernah saya lalui, saya benar2 menggantung harapan saya kepada Tuhan, saya berdoa di sepanjang perjalanan untuk perlindungan Tuhan.
disnilah Tuhan menyatakan diriNya dengan kemulianNya.
ketika saya mulai menemukan jalanan jelek berlubang, mendaki jalan perbukitan yg terjal, tidak tahu arah dan berpikir seolah olah saya sedang tersesat...

selang beberapa waktu saya mulai bingung dan berkata kepada diri saya "ini kemana lagi"
bukankah di sepanjang jalan ada rambu2 lalu lintas yg bisa memandu anda, atau jika pun tidak ada, berapa banyak orang yg berdiri di pinggir jalan yang bisa kita tanyai arah
ketika saya mulai menemukan jalan yg saya kenali.... saya berteriak dalam hati... ya aku tau jalan ini... aku pernah melewatinya dengan ayahku...

seketika itu dengan jelas Tuhan bicara : "Nhah... begini caranya nak"

kadang kita sering pasrah dan ikut berhenti ketika jalan hidup yg kita lalui mengalami kemacetan yang membuat kita juga terhenti, kita enggan melihat harapan dari celah kecil untuk bisa terus melangkah, kita terlalu takut untuk mengambil keputusan untuk hidup dengan perubahan dan menghadapi sesuatu yang baru di depan kita. kita mulai patah harapan saat hidup kita mulai mendaki dan menapaki lintasan yg terjal dan curam...

ketika saya merasa terhimpit reflek petama saya adalah berseru kepada Tuhan, disaat saya merasa terluka dan putus asa, tanpa saya sadari hati ini bergerak kepada Tuhan, menggantungkan harapan, melantunkan doa yg membuat saya tenang dan terus bergerak maju.

dalam keadaan putus asa saya memilih pulang kepada orang tua saya, maka lakukan langkah yg sama, ketika hidup anda juga mengalami keputus asaan maka carilah Tuhan dengan segenap hati, maka damai itu juga anda temukan

disepanjang jalan hidup kita bukan kah ada firman Tuhan yg berdiri di sepanjang jalan yang memberi kita petunjuk kemana kita harus melangkah, itulah rambu2 petunjuk arah

disepanjang jalan hidup kita bukan kan ada banyak saudara seiman kita yg dengan senang hati bertemu dengan kita ketika jalan hidup kita berjalan melintasinya. itulah orang2 yang berdiri disepanjang jalan yg kita lewati

mungkin saya terlambat tiba di 'rumah'
tapi hari itu saya belajar dengan segala keadaan yg saya hadapi,  saya  menyadari bahwa tidak sejengkalpun Tuhan menjauh dari saya, bahkan saat saya berpikir untuk melarikan diri.... Tuhan mengajari saya tentang semangat mengahapi tantangan hidup, daya tahan untuk terus maju ke depan, kegigihan untuk bisa sampai kepada tujuan saya


so... mari belajar mendengar suara Tuhan....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar