beberapa hari ini saya harus berkompromi dengan kata2 GALAU, KANGEN SETENGAH MATI, CEMBURU, bahkan parahnya beberapa orang malah menjadikan SELINGKUH sebagai solusi untuk permasalahan ini. sy nulis ini bukan karena saya HEBAT bisa mengatasi perasaan kaya gitu dengan 'gampang'
sy cuma berusaha untuk enggak bersikap 'reaktif' aja... ___kalo ditanya pernah gak ngalami yg kaya gini
dg bangga saya akan jawab ___YA PERNAH LAH... SAYA KAN JUGA MANUSIA :P
klo ngomongin sesuatu yg jujur, sy ini tipe orang yg [rada]cemburunan, tp sy jg orang yg [rada]pandai berpura-pura, jadi walaupun udah cemburu setengah mati, dengan sombong sy 'stay cool' __ jd anda bisa cabut sekarang juga dari laman blog ini hehe :)
entah kenapa teman saya begitu antusias mendorong[sedikit memaksa] saya buat nulis masalah kaya gini, buat dia, cerita dari pengalaman saya bisa dijadikan bahan inspirasi ____WOW... iyakah sy sosok yg mengispirasi???!!! ___LOL
OK!! sy akan mulai
GALAU
kalo mengutip dari perkataan pak MARIO TEGUH pernah berkata___kalo gak salah begini bunyinyaGALAU itu hak setiap orang, tetapi BAHAGIA itu bisa diciptakan dan bukan pilihan yang sulit untuk kita terapkan pada diri kita.
biasanya virus GALAU memicu orang jadi LEMAH, LESU, MARAh, TIDAK BERSEMANGAT, dll
temen sya pernah nanya, ___klo km GALAU km bakal ngapain
klo sy nanya balik sama anda apa jawaban anda??
pola pikir setiap orang untuk memecahkan masalah hidupnya selalu berbeda ___bawaan bayi :P
sy dan beberapa orang temen pasti beda menghadapinya
namun ada beberapa hal yg sy perhatikan __termasuk dg diri sy sendiri___ ketika berusaha menghadapi galau.
SAYA
sy yg termasuk golangan orang yg [sok]rohani, ketika GALAU akan menangis sambil berkeluh kesah menceritakan keGALAUAN saya kpd TUHAN, sampai kadang2 TUHAN cuma tertawa kecil melihat tingkah saya. ___lain kali sy akan nangis di depan cermin, biar tau tampang saya ketika GALAU dan nangis jungkir balik di hadapan TUHAN :p
tak jarang Tuhan dengan cintanya __cieee seringkali memberikan pengertian2 yg kadang sy sendiri bingung __bingung mau nurut apa kata Tuhan apa bertindak sembarangan 'yg penting happy'.
dan sy butuh waktu [agak]lama untuk mencernanya.
masalahnya kadang orang yag beriman pun bisa sangat tertekan jika sedang terkena virus GALAU, dan memilih 'penting happy' dari pada mendengarkan apa yg Tuhan katakan
tapi perlu anda ketahui ketia anda memilih 'yg penting happy' memang 'happy pada awalnya, tapi jangan pernah menyalahkan tuhan jika anda menghadapi sesuatu yg lebih enggak enak...
dan dari pengalaman pribadi saya ketika sy mencoba untuk mengerti dari setiap keadaan yg saya lalui, mendengarkan apa yg Tuhan katakan adalah langkah awal kita menghadapi sebuah pola pokir baru yg menbuat keadaan jiwa kita merasa lebih baik :)
TEMAN 1
teman saya yg pertama akan sangat KETAHUAN kalo dia sedang GALAUpasalnya jika dia dalam kondisi ini dia akan menghabiskan hampir sebagian waktunya untuk makan dan tidur, cenderung penyendiri dan bisa mengurung diri di kamar sampai seharian __bersama cemilan segunung tentunya.
nha klo anda yg kurus melakukan metode ini untuk mengatasi galau nggak papa, lha klo emang dasarnya udah gendut, apa gak merusak program diet anda???
rugi kan?!!!
teman saya yg ke dua, jika sedang dalam kondisi galau kan menjadi orang yang cenderung pemarah dan memposisikan dirinya dalam kondisi EMOSI TINGKAT TINGGI.
bahkan orang yg tak tau apa apa bisa jadi korban,
sy lebih menyukai tipe yg ini ___kenapa?
karena jika kita sebagai teman mau membuka hati dan bersedia mengorbankan perasaan waktu dan kulping __hehe, biasanya tipe ini akan lebih mudan di obati ke GALAUANnya
TEMAN 3
knapa begitu???
orang yg mencari sosuli 'yg penting happy
galau memang bukan hanya masalah pacar, bisa saja kerjaan, keluarga, ato apalah, tapi yg pasti keputusan 'yg penting happy' memang terlihat lebih mudah untuk dilakukan.
dan teman sy yang satu ini ketika dibuat GALAU oleh pacarnya, dia cenderung memilih jalan mengatasinya dengan mencari PIL.. ___Pria Idaman Lain
so___tipe yg manakah kamu???




Tidak ada komentar:
Posting Komentar