Ya... Menggali Karakter, --ini bukan menggali karakter suatu tokoh dalam film tapi menggali karakter orang2 disekitar kita--
tidak harus jadi cenayang atau dukun dulu biar bisa memahami seseorang
beberapa waktu yang lalu saya [merasa]menyesal karena ngambeg dg salah seorang temen saya--abie
temen saya ini tergolong unik, suka memikirkan sesuatu melebihi pola pikir orang kebanyakan... atau karena lingkungan dia tinggal dan lingkungan saya berbeda aja hehe__
dengan karakter saya --yang rada selengek an-- suka ngawur dan jarang bisa serius... suka berpikir simple gak suka ribet dan mengalir... --hehe dihadapkan dengan karakter yang agak sensitif, lembut, suka berpikir panjang--suka kepanjangan malah kadang-kadang-- dengan banyak pertimbangan dalam memutuskan sesuatu --biarpun ujung2nya suka bingung sendiri--.. kadang2 dibutuhkan sabar yang lumayan puanjangg...
beberapa kali saya dan teman saya yang ini bikin janji tapi tidak jarang juga 'gagal' pergi
pasalnya teman saya ini--menurut saya-- terlalu serius dan tidak bisa di ajak mengalir
dia cenderung introvert dan nyaman berada di kamarnya. dan ketika dia mulai bosan dia akan menacari2 siapa yang kira2 bisa dia ajak janjian untuk pergi bareng
beberapa hari yg lalu kita buat janji untuk nobar... berhubung di bioskop ada film baru... tapi sudah 3 hari kami janjian dan 3 hari malah tidak bertemu sama sekali
dia bertanya "kita nonton dimana"
saya jawab " terserah... toh filmnya juga ga bakal ganti cerita" :P
atau ketika saya mengajak nobar pas weekend dia menjawab "wah kalo akhir pekan gini kan mahal"
atau pas saya mengusulkan nontonya pas malem aja dia menjawab "mau nonton apa malem gini... padahal kalo pas malem minggu kan ada --midnight-- capek deh...
saya mungkin akan lebih suka ketika saya janjian pergi dengan temen saya --jojo. yang kelakuanya gak jauh beda dengan saya... jadi hal apapun selalu nyambung
ketika saya bilang 'jo... nongkrong yuk' dia akan langsung bilang 'ayuk... tanpa berkata nongkrong dimana trus mau ngapain.
saya sendiri kadang bertanya... kenapa teman saya lebih banyak yang berjenis cowok ketimbang yang berjenis cewek-- tapi buat saya biarkan saja, mungkin banyak cewek yang males jalan sama saya ___masih banyak cowok nganggur kali hahahahaha :P hahahaha
jadi sekali lagi saya harus belajar...
abie adalah abie dan jojo adalah jojo... abie mungkin akan berpikir cukup lama ketika dia mengajak untuk makan bareng dan saya bertanya "mau makan dimana bie" --jadi mending lain kali saya langsung tembak makan dimana dan mau makan apa__hehe
kadang saya dan anda cenderung tidak mau tahu jika seseorang memiliki pola pikir yang berbeda.
ketika saya berdiskusi via sms tentang kita mau kemana dengan teman saya abie.. saya mulai hilang sabar dan berkata "kebiasaan deh, kalo janjian sama abie pasti debatnya panjang... udah ah" dan ketika dia balas sms saya, saya memilih ngambeg dan tidak membalasnya... tetapi ketika sesuatu yg ada dalam diri saya berkata "untuk apa sy berbuat demikian, bukankah memang sudah tabiatnya begitu" dan ini bukan pertama kalinya... bukankah saya juga melakukan hal yang sia2... dan saya menyesal
saya tau teman saya --abie orangnya lembut dan sensitif... saya yakin hari itu dia merasa sangat bersalah sudah membuat saya ngambeg... atau mungkin dia marah dengan sikap saya.
disini saya mulai belajar, kadang demi seseorang anda dan saya berubah, tapi ada kalanya dengan alasan yang tidak jelaspun saya dan anda ingin orang lain berubah untuk kita
bukankah Tuhan mencipkakan ribuan jutaan milyaran manusia dengan jutaan... milyaran karakter
dan bukankah Dia bisa merubah karakter seseorang kapanpun Dia mau
lalu kenapa kita sering bersungut-sungut ketika kita bertemu dengan orang-orang yang berdeda disekitar kita
saya berharap anda dan saya bisa belajar tentang banyak hal dari orang-orang disekitar kita
meskipun Tuhan mempertemukan kita dengan seseorang yang sangat menyebalkan dan menjengkelkan
_biarkan dia dipakai Tuhan mendidik anda dan anda untuk mendidik dia__ :)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar